Kakidekil’s Weblog

June 9, 2008

Jadi Juri

Filed under: jalan-jalan — kakidekil @ 1:51 pm

Tangal 4 Juni 2008, aku sebagai relawan Kisara kebagian jatah tugas jadi juri pada suatu jambore yang diikuti siswa SMP dan SMA se Bali. Aku berangkat pukul 14.00 dan setelah kedinginan dijalan akhirnya dengan perasaan lapar nyampe juga di tujuan.

Setelah dengan segenap kemampuan menilai layaknya juri “professional” akhirnya tiba juga waktu istirahat dan yang ditunggu-tunggu… Makaannn.. tapi yang paling membuat kesal hari itu adalahjatah makanan yang kurang. Aku dan temanku yang datang sebagai juri undangan bahkan tidak mendapatkan jatah makan..bayangkan!!!udah kedinginan, disuruh kerja, trus ga dikasi makan..

Tapi sepertinya Tuhan masih sedikit berpihak kepada kami, disana ada teman-teman dari LSM lain yang sudah “lebih siap” mengantisipasi kemungkinan adanya ketidakberesan dalam kepanitiaan tersebut..mereka yang juga hari itu bertugas sebagai juri telah sedia paying sebelum hujan dengan membawa makanan dalam jumlah yang cukup. Akhirna rasa tidak enak juga yan menyebabkan aku dan temanku keluar mencari makanan..cliinnnnkkkkk…ketemu dagang bakso..dan kitapun beli bakso. Dasar lagi apes bakso yang kita beli sepertinya sudah basi, panter aja jam 8 malam lebih masih ada dagang bakso..

Kuputuskan juga untuk tidak memakan bakso itu karena tidak enak di lidah, sepertinya juga aku bakal mencret dah kalo ku makan..( ya Tuhan, ampunilah dosa orang yang sudah sangat tidak menghargai kami dengan tidak memberikan makan pada saat jambore…)

Apesnya lagi, masih ada 1 lomba lagi yang mesti ku nilai..udah ga dikasi makan.disuruh kerja lembur pula..aku nilai juga lomba paduan suara tersebut dengan “sepenuh hati”..terserah dah ahsilnya bagaimana..maw yang jelek menang atau yang bagus kalah aku ga peduli!!!pokoknya hari ini aku sangat kecewa dan benar-benar merasa tidak dihargai.

Tapi pesanku “sebagai relawan selalu ada suka dan duka, yang terpenting jangan sampai jiwa kerelawanan kita tercemar . apalagi saat kita membawa nama LSMkita bernaung”

Nenek di Pingir Jalan

Filed under: jalan-jalan — kakidekil @ 1:40 pm
Tags:

By : Yamada

Entah bagaimana beratnya hidup yang dialami saat kulihat seorang ibu paruh baya duduk di pinggir jalan menunggui barang dagangannya yang tidak seberapa banyaknya. Ibu itu hanya diamdan beberapa kali meludah ke samping. Apa dia memikirakn sepinya malam atau sedang merenung kenapa dagangannya tidak selaris orang sebelah. Bahkan akupun yang sedari tadi punya perasaan iba akan dirinya tidak belanja disana. Maklumlah, aku sedang lapar dan ingin sepiring nasi goring yang tidak dijual ibu itu..

Sejenak aku teringat ibu ku di rumah yang uga berjualan dengan dagangan yang tidak seberapa juga, tapi sedikit lebih beruntun karena tidak perlu menunggu malam untuk berjualan. Apalagi harus memindahkan barang dagangan setelah selesai dan sedikit lebih laris tentunya. Paling tidak itu dari kacamataku.

Kembali lagi ke kisahku tadi..ku merasa semakin iba saat mendengar cerita kalau belakangan ini cukup sepi. Melihat yang dijual hanya air mineral, teh botol dan beberapa rokok, pikirku siapa sih yang malam-malam datang ke tempat yang gelap hanya untuk beli sebatang rokok ? Ada saja sih, tapi itu kalau yang jualan disana masih muda dan berwajah lumayan. Kalau seorang ibu paruh baya ?

Akhirnya aku pergijuga dari sana..tapi sebelumnya aku sempat berdoa semoga ada orang baik yang mau menghabisakan beberapa rupiah uangnya berbelanja.

Blog at WordPress.com.